Selalu Ada Yang Tak Selesai

Maret 22, 2008

Korban itu adalah sebuah kaos. Di akhir pertandingan, Ronaldo atau Klose akan mencopotnya dan memberikannya pada pemain lawan. Benda ini identitasku, ia bagian dari narsisme dalam diriku, ia berbau keringatku dan kena sedikit panu di kulitku. Tapi ia kulepas, kuberikan kepadamu.
-Goenawan Mohamad-

GM benar ketika ia mengatakan bahwa dalam sekala kecil, ada satu masa di mana manusia harus melepas egoisitasnya dan membiarkan manusia lain yang ada di luar dirinya menggapai mimpi yang selama ini mengganggu tidur malamnya. Sebuah keputusan yang bisa jadi akan disesalinya seumur hidup karena bisa saja mimpi indah manusia satu tak berarti serta merta menjadi mimpi indah bagi manusia lainnya juga. Tapi persoalan yang kemudian mencuat adalah haruskah sang manusia lain yang mimpinya tak selaras itu menyodorkan tubuhnya sendiri sebagai martir demi kebahagian manusia yang berada di luar dirinya?

Tapi di saat lain, kadang manusia itu sendirilah yang memposisikan dirinya untuk berada pada posisi itu. Siapa menanam, dia yang menuai. Siapa bermain api, dia yang terbakar, agaknya masih tetap relevan di zaman di mana tekhnologi menguasai akal dan kesadaran manusia ini. Sebuah posisi tawar yang mengorbankan “kini” untuk menggapai “kemungkinan”. Spontanitas, terseret suasana, untung-untungan, dan lain sebagainya memang sifat manusiawi yang kadang tanpa sadar akhirnya membuat sang manusia berada pada posisi yang kurang menguntungkan itu. Ada sebuah entitas kesadaran yang ikut di korbankan di sini. Tapi ya sudahlah, toh ini cuma kaos dengan wujud yang berbeda.

Lagi pula, benar kata slogan sim card sejuta umat itu, bahwa “mulutmu adalah harimaumu”. Sang berucap harus mempertanggung jawabkan apa yang kadung terlontar dari mulutnya, seburuk apa pun yang akan ditemukannya nanti. Apalagi ini sudah menyangkut mimpi satu manusia yang tak mungkin direnggut dengan semena-mena. Ini menyangkut hajat hidup dua keluarga. Itu pun kalau kau masih manusia, kata Siwi

Ya, kuncinya adalah kalau kau masih merasa menjadi manusia. Dan sebagai manusia, siapa pun punya titik berangkat yang sama untuk landasan ontologis dalam mencandra kehidupan. Terlebih bagi para pemuja eksistensialis (amatir, berat maupun ringan) yang memang punya kesamaan flatform berpikir dan berkreasi yang memiliki sifat-sifat dasar sebagai manusia yang berkesadaran, yaitu bahwa:

  1. Hidup bertolak dari pengalaman.
  2. Manusia sebagai subjektivitas murni, dan bukan sebagai manifestasi dari proses kehidupan kosmik.
  3. Subjektifitas di pahami dalam arti kreatif; manusia menciptakan dirinya sendiri dan di dalamnya kebebasan terafirmasi.
  4. Manusia tidak lengkap atau indefinitif; realitas terbuka, dan terikat pada dunia dan kepentingan manusia lain.
  5. Manusia harus menghadapi situasi deterministik, namun juga menghadapi situasinya sendiri.

Dan yang lebih penting dari semuanya adalah bahwa dunia bukanlah tempat dimana segala keinginan terjewantahkan ke dalam kenyataan. Ada sebagian mimpi yang memang harus tetap dibiarkan sebagai mimpi, karena bisa jadi bila semua mimpi mewujud kenyataan, kita akan terlalu banyak menyesali mimpi kita yang ternyata begitu teraih tak seindah yang terbayangkan.
Hidup memang selalu saja tak selesai..

.

.

.

PS.
Buat Siwi dan Goop yang tau simpul dari postingan ini, harap diam. Biarkan tulisan ini tetap menjadi seperti bidak-bidak catur yang terberai tanpa nama. Biarlah postingan ini tetap menjadi puzzle yang tak lengkap, karena dua bagian yang tersisa ada di tangan kalian..
*sumpal mulut Siwi dan Goop pake karung bekas wadah pupuk kandang*

38 Tanggapan to “Selalu Ada Yang Tak Selesai”

  1. qzink666 Says:

    @Siwi | Goop
    Gw berani juga kan posting masalah ini??

  2. joyo Says:

    mati lah, mati lah dalam hidup mu, maka hidup senantiasa selesai
    (joyo 13:13)

  3. syahbal Says:

    oh cuma mimpi.. bkn kenyataan..
    mimpi itu y cm mimpi..

  4. calonorangtenarsedunia Says:

    Sepertinya gw tau ini soal apa..

    *berpikir*

    Mimpi yang jadi kenyataan itu cuma pengurangan nilai kenikmatan dari mimpi itu sendiri, Bro. Apa yang kau impikan seringkali bukan yang terbaik untukmu.


  5. wah fansnya goenawan mohammad…. hehehe hidup komunitas utan kayuπŸ˜›

    ah mumedh….

    hoo… bos goop tau cluenya toh?

    hehehe pupuk kandang? mau yang bokashi atau fine compost, sir?

  6. kw Says:

    ya sepakat impian dunia tak semuanya bisa di wujudkan..πŸ™‚

  7. morishige Says:

    gw pernah denger kata-kata ini;
    kalau kau punya cita-cita atau keinginan yang sekiranya tidak bisa kaucapai dalam hidup, wariskanlah pada anak cucumu………
    *kabur*

  8. Pyrrho Says:

    Saya setuju dan sangat setuju dengan 5 point itu. Itulah manusia sebagai eksistensi. Tapi, btw, itu diolah dari mana, Zink ?πŸ™‚

    Manusia adalah ruang yang terbuka dan menganga. Terbuka untuk segala kemungkinan-kemungkinan dan tidak membiarkan dirinya beku dalam dunianya.

    Hidup memang selalu saja tak selesai..

    Ah, bukan cuma hidup. Manusiapun selalu saja tak selesai.πŸ™‚

  9. qzink666 Says:

    @Joyo
    bikin kitab suci juga, bang??:mrgreen:

    @Syahbal
    tapi mimpi adalah awal dari kenyataan, bro..

    @Hana
    wuih, keren.. keren bgt, sumpah..
    *mencatat*

    @Shinobi
    ya.. Goop memang tokoh kunci postingan ini. Makanya saya semacam punya kewajiban moral untuk menculik dan mengamankan beliaunya ini buat sementara waktu..πŸ˜€

    @kw
    akoor, bro..

    @Morish
    mimpi saya terlalu sinting untuk di wariskan ke anak cucu, bro..πŸ˜›

    @Pyrrho
    dari beberapa buku yang saya baca, bang..
    Salah satunya adalah dari buku yg berjudul: Marx, Dostoievsky, Nietzsche; Menggugat Teodisi dan Merekonstruksi Antropodisi..

    Ah, bukan cuma hidup. Manusiapun selalu saja tak selesai.πŸ™‚

    yupe, bahkan Tuhan pun tak pernah selesai. Setidaknya begitulah kata GM..

  10. regsa Says:

    lagi-lagi saya ndak tau zink …πŸ™‚

  11. Hanna Says:

    ah, adik menjadi lebih bijak. lima point di atas sangat mengagumkan.

    “Selalu ada yang tak selesai”

    Aku suka kalimat ini. Begitulah hidup ini. Selalu ada saja.

    Kata orang tua “Ketika menanam padi akan tumbuh rumput di sana. Tapi, ketika kita menanam rumput jangan harap padi tumbuh di sana.”

  12. chiw Says:

    *berencana menyebarkan inti postingan dengan harapan mendapat imbalan uwang ratusan juta*

    *ingat Qzink bukan siapa siapa*

    aaah… buat apa juga gw sebarin… ndak ada sutradara yang berminat mbeli…

    *berlalu*

  13. chiw Says:

    πŸ˜†

    inget percakapan kita tempo hari ki?

    “…Mau mati lagi…”

    *ngakak*

    eh, ini komen hubungannya apa ya?
    :mrgreen:

  14. Arwa Says:

    ‘Tapi persoalan yang kemudian mencuat adalah haruskah sang manusia lain yang mimpinya tak selaras itu menyodorkan tubuhnya sendiri sebagai martir demi kebahagian manusia yang berada di luar dirinya?’

    Kok kalau menurutku pernyataan dia atas sepertina kebalik coy…! 😎

    Agar bisa bebas sang manusia yang mimpinya tak selaras harus rela menyodorkan tubuhnya sendiri sebagai bayaran yang sangat mahal demi kebahagiaan orang lain terlebih bagi kebahagiaan , ketenangan serta kebebasan dirinya sendiri. Intina mah kudu rela dan nrimo dengan lapang dada kalau perlu seluas semesta raya..:mrgreen:

    β€œmulutmu adalah harimaumu”. Sang berucap harus mempertanggung jawabkan apa yang kadung terlontar dari mulutnya, seburuk apa pun yang akan ditemukannya nanti.

    setujuuuuuuuh bro…..! itulah ciri utama seorang eksistensialis. Diri adalah sebagai taruhan atas segala ucapan. itu harga mati yang ndak bisa ditawar lagi…!😎

    ‘Dan yang lebih penting dari semuanya adalah bahwa dunia bukanlah tempat dimana segala keinginan terjewantahkan ke dalam kenyataan’

    Eh lupa ya…, setiap keinginan itu katanya kutukan yang melekat pada diri yang hanya membuahkan kebosanan, kekecewaan dan penderitaan. Penangkalnya tiada lain kesadaran. Jadi sadarilah setiap keinginanmu….!
    jangan melakukan ‘kegoblokan’ ( soirπŸ˜€ ) untuk yang kedua kalinya apalagi yang ketiga.

    Belajar dari pengalaman:mrgreen:

    *sowwiey komengnya kependekan bro…πŸ˜† *

  15. baliazura Says:

    manusia tidak harus mengorbankan dirinya untuk membantu orang lain. seprtinya alam dan jagad semesta akan membantu tiap orang yang memiliki keinginan.

    to be continue…

  16. ghost Says:

    saat separuh, sisanya akan memanggilmu kembali (may 03:08)

    ada y pernah bilang keterasingan..kesendirian.. jauh lebih mematikan dari patah hati (tanpa maksud menyindir):mrgreen: tapi menjadikan “oase” barumu ini sebagai penyembuh tak menjadikan dirimu berbeda dari sebelumnya.

    berhentilah bertukar itu takkan pernah cukup ki

    *mode error off*

    laen kali ga usah pasang disclaimer lagi ki

  17. joyo Says:

    makanya hati2 klo bicara:mrgreen:

  18. Moerz Says:

    kaga bosen apa mati melulu…
    enaknya punya nyawa banyak….

  19. zal Says:

    ::koq seperti krangka ya qzink, kapan rencana pembangunannya…πŸ˜†

  20. qzink666 Says:

    @regsa
    saya pun ndak tahu kok, Ger..:mrgreen:

    @Hanna
    terima kasih udah melengkapi space yang dulu kosong, kak..

    @chiw
    *pengen makan kepala orang hari ini*
    saya gag mau mati dulu sebelum berhasil memakan kepalamu, Wi..πŸ˜€

    @Arwa
    untuk ‘rancang’ sesaat sebelum ‘bangun’ keknya bener dew..
    btw, keinginan, seperti halnya kebebasan, memang kutukan, bro..

    @baliazura
    sayangnya, ini alur polanya udah kadung terbentuk. Jadi udah gag bisa diapa-apain lagi selain membangunnya, kecuali kalau kau ingin mengubur mimpi orang yang sudah mempercayaimu..

    @hantu gilo
    seperti biasa, saya gag tau anda sedang menampar atau membelai saya..πŸ˜€

    @joyo
    ah, anggap saja ini dedaunan karma yang harus saya buat menjadi pakaian yang kemudian saya pakai, bang..

    @Moerz
    lha, sapa yang mati, Moerz??

    @zal
    hebadh, kyai memang selalu bisa menemukan simpul dari apa yang saya maksud, meski udah saya cerai-berai sedemikian rupa sekalipun..

  21. Nyonya Farid Says:

    @chiw
    *pengen makan kepala orang hari ini*
    saya gag mau mati dulu sebelum berhasil memakan kepalamu, Wi..

    ada yang akan melindungiku sampek mati Zink… hati hati…

  22. jumawa Says:

    Ada sebagian mimpi yang memang harus tetap dibiarkan sebagai mimpi, karena bisa jadi bila semua mimpi mewujud kenyataan, kita akan terlalu banyak menyesali mimpi kita yang ternyata begitu teraih tak seindah yang terbayangkan.

    itulah kenapa kalo ngajuin proposal ke mana mana banyak ditolak:mrgreen:

    *nginget jaman jadi osis*

  23. eMina Says:

    *baca Sang PEmimpi nya andrea hirata*
    hal -hal besar dan luar biasa itu, berawal dari mimpi. Sekerat mimpi. Sungguh bahaya jika manusia berhenti bermimpi.

  24. morishige Says:

    hohohoho…
    jadi mimpinya apa, dong??
    “main” sama miyabi??
    *kabur

  25. qzink666 Says:

    @siwi
    gag takut…πŸ˜›

    @jumawa
    sama… proposal saya juga gak pernah diterima tuh…πŸ˜€

    @eMina
    semua yang sekarang ada di dunia memang awalnya dari mimpi..

    @moris
    main sama Sandra Dewi lebih ajip keknya, bro… ;))

  26. Nazieb Says:

    Selama manusia hidup, dia akan selalu merasa kurang.. Jadi jika Anda merasa sudah cukup dan tidak mau kekurangan lagi, matilah seperti Cobain..

    *maaf saya ndak ngerti asal-usulnya, jadi agak ndak nyambung…

  27. zal Says:

    ::qzink, hah… kyai😯 apa engga ada yg lebih rendah lagi… misalnya maha guru gitu… ,

  28. goop Says:

    ini tentang apa sih bro?
    ente membuat fitnah, kalo ane suka mimpi basah apa?
    udah jarang tuch…
    oya, kuncinya ilang, apa lagi simpul ane ngga ngerti…

  29. qzink666 Says:

    @Najieb
    kapan-kapan saya mati deh…πŸ˜€

    @zal
    bijimane kalo ane fanggil antum kapir???

    @goop
    ah, kura-kura dalam perahu enthe….
    tanya Siwi aja, bro..
    *seriyus*

  30. goop Says:

    udah nanya, disuruh nanya sama ente…
    wah jangan2 kalian saling memimpikan yak?
    *tuang bensin, sulut kompor*

  31. qzink666 Says:

    yah, kami memang hampir saja terperangkap dalam cinta segi tiga pengaman sebelum akhirnya di kacaukan oleh kehadiran pihak ke 4….😎

  32. chiw Says:

    #goop
    maaf Zink…
    tadi Goop nanyanya gini siiih…

    kita ini pasangan serasi ndak sih?

    makanya, aku suruh nanya ke kamu aja… biar jawabannya obyektif…
    😳

    *skor sementara 1-1*

  33. qzink666 Says:

    sumpah gw gak cemburu, Wi…. dan ga akan pernah cemburu….πŸ˜€
    gw kan bentar lagi mau…😳
    hampir aja….
    *siyul-siyul*


  34. bukan gue yang bilang lo Zink…

    *siyul siyul*

    eh, emang ada cewek yang mau sama kamu Zink?
    ato jangan2… sama cowok?
    😯

    lagian, yang nuduh kamu cemburu sapa sih? sotoy!!!

  35. stey Says:

    some dreams better be just dreams..hemm..suka saya sama quote ini, sayang..lagi ga punya mimpi..

  36. danalingga Says:

    Selamat jalan buat Rela.

  37. danalingga Says:

    Selamat jalan buat Rela.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: