Absurditas

Februari 19, 2008

“Hidup itu absurd ya, mas?” Seorang teman bergumam, ketika kami nongkrong di depan pom bensin, sehabis makan nasi Jamblang. Saya diam saja.. Bukan tak tertarik untuk mengiyakan, tapi lebih karena sepertinya pertanyaan itu ditujukan untuk dirinya sendiri.
“Sadar gak sih, kita tuh kayak keledai bodoh yang sekuat tenaga menarik gerobak hanya karena di depan hidung kita tergantung wortel. Padahal wortel itu senantiasa sama jaraknya dengan kita, sekuat apapun kita mengejarnya.. Wortel itu sengaja digantung pada sebuah tongkat oleh sang pemilik gerobak..” Katanya lagi. Jujur, saya merasa tertampar dengan kalimat terakhirnya ini.

Hmm.. Benarkah saya cuma keledai bodoh yang mengejar wortel itu??
Biarkan saya mencari sendiri jawaban dari pertanyaan ini..

%d blogger menyukai ini: