Konsep Kunci Filsafat Nietzsche part 3

November 13, 2007

Superman

Tentu saja gagasan Superman Nietzsche ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan tokoh komik Superman yg bisa terbang mengarungi angkasa. Walau mungkin akan lebih baik jika tokoh ciptaan Nietzsche juga mempunyai ciri2 yg dimiliki tokoh komik tersebut. Paling tidak, Clark Kent memiliki moralitas naif yg ia coba laksanakan untuk membela kebenaran dan membasmi kejahatan. Di sisi lain, Superman ciptaan Nietzsche sama sekali tak mengenal moralitas. Satu2nya moralitas yg dimilikinya hanyalah Will to Power. Namun, satu hal yg mengundang tanda tanya ialah deskripsinya tentang Superman menunjukkan bahwa Nietzsche justru sadar jika ia tinggal di sebuah dunia yg dipenuhi oleh orang2 yg memiliki kenaifan, seperti halnya yg terdapat dalam komik2.
Prototipe Superman ciptaan Nietzsche itu adalah tokoh rekaannya sendiri, Zarathustra. Ia adalah seorang tokoh yg penuh kesungguhan dan sangat membosankan. Perilakunya memperlihatkan gejala2 kegagalan mental yg berbahaya. Harus di akui bahwa dongeng tentang Zarathustra itu adalah sebuah kisah perumpamaan. Namun, perumpamaan mengenai apa? Suatu perumpamaan tentang prilakukah? saya sendiri bingung Perumpamaan yg diungkapkan para nabi Kristus, Muhammad, Musa tampaknya sederhana dan kekanak-kanakan, akan tetapi repleksi yg dipantulkannya sama sekali bukan sesuatu yg sederhana, apalagi kekanak-kanakan. Perumpamaan macam itu adalah sesuatu yg sangat mendalam. Di pihak lain, perumpamaan2 Zarathustra sangat kekanak-kanakan, begitu pula dengan repleksi yg di pantulkannya. Namun demikian, pesan yg disampaikan Zarathustra sangatlah mendalam.

Superman ciptaan Nietzsche ini berkembang menjadi tokoh yg jauh lebih sakti daripada tokoh Superman yg ada di komik. Di dalam Thus Spake Zarathustra, Nietzsche menyatakan (melalui mulut tokoh ciptaannya ini) bahwa,

“Apa artinya monyet bagi manusia? Sebuah figur yg menyenangkan atau sesuatu yg memalukan? Manusia akan tampil persis seperti monyet di depan Superman.”
[Thus Spake Zarathustra, bagian pertama, Prolog Zarathustra, Bagian 3]

Ditempat lain ia menyatakan,

“Sasaran kemanusiaan tidak dapat dicapai diakhir kehidupannya, melainkan pada jenis manusia yg paling unggul.”
[Genealogy of Morals, Meditasi Kedua, Bagian 9]

Dalam konteks inilah Nietzsche mulai secara serampangan dan tanpa juntrungan menghubungkan Superman dengan maksud2 seperti kemuliaan dan asal keturunan. Meskipun begitu, ia tidak berbicara tentang ras dan kebangsawanan. Pada suatu bahasan, ia merujuk ke ‘the Almanac de Gotha: an enclosure for asses’ [Will to Power, 942-edisi revisi 1906 atau 1911; di dalam edisi Härtle, catatan ini dibuang tanpa penjelasan] dan menyatakan dalam bagian lain,

“Ketika aku berbicara tentang Plato, Pascal, dan Goethe, aku tahu bahwa darah mereka mengalir dalam tubuhku”
[Edisi Musarion (1920-1929) diambil dari Collected Works, XXI, 98]

Didalam pandangan Nietzsche, darah orang Yunani, Prancis, Yahudi dan Jerman itu adalah darah leluhur yg mengalir dalam tubuh Superman yg ia ciptakan.

-TAMAT-

12 Tanggapan to “Konsep Kunci Filsafat Nietzsche part 3”

  1. qzink666 Says:

    Anjritt.. Empat postingan terakhir gue kok serius banget ya?
    Eh, empat postingan terakhir ini diambil dari bahan yg sama, yaitu dari buku Nietzsche in 90 minutes.

  2. baliazura Says:

    he he he,spertinya Nietzsche udah mempengaruhi banget tiap postingan😆

    akhirnya saya dapet juga zarathutra
    thanks udah ngenalin saya dengan tokoh ini

  3. Hanna Says:

    Sudah selesai ya. Serius tapi banyak hal yang bisa di petik. Siip deh. Jadi tahu tentang Nietzche. Ok, deh. Di tunggu postingan berikutnya.

  4. caplang™ Says:

    baru kali ini saya mau baca ttg nietzsche
    dulu sedikit alergi sama filsafat😀
    lanjut, bro…

  5. qzink666 Says:

    @baliazura
    Masih pemanasan, bro..
    Tar deh, saya posting lagi tentang Zarathustra dengan lebih mendalam..😛
    Anggap saja ini peta awal menuju keruwetan Zarathustra..

    @Hanna
    *idung kempas-kempis karena dapat pujian*

    @caplang
    syukurlah kalo bang Edy gak lagi alergi dengan Nietzsche..😛
    *bangga karena berhasil menyesatkan bang Edi ke belantara filsafat*

  6. baliazura Says:

    # qzink666
    sorry,saya apus postingan karna blom komplit sumbernya jadi dari pada salah tulis saya apus aja,komentmu juga ikut keapus…

    *berlutut minta maaf ala jepang*

  7. itikkecil Says:

    gak ngerti filsafat:mrgreen:

  8. qzink666 Says:

    @baliazura
    kenapa di apus, bro?
    Postingannya keren kok..

    @itikkecil
    Ah, terlalu merendah nih..

  9. joyo Says:

    saya pernah punya buku zarathustra ini, tapi sekarang dah dipenjam teman dan blm dibalikin padahal blm sempat juga saya baca kata pengantarnya😀
    berat uey
    masih blm paham😦

  10. qzink666 Says:

    Tapi, soal Superman yg dalam komik, tau kan, bro?

  11. joyo Says:

    wah klo superman saya tau, apalagi batman kasarung😀

  12. qzink666 Says:

    Batman kasarung.. Batman kasarung..
    *nge-rap a la Iwa. K*


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: