Save my Soul

November 1, 2007

O KEHENDAKKU! Bagianku yg terpenting, kebutuhan-ku, pembuyar kebutuhan! Selamatkan aku dari segala kemenangan-kemenangan picik!
Oh takdir jiwaku, yg aku sebut takdir! Dalam diriku! Di atas diriku! Selamatkan aku untuk suatu takdir besar!
Dan kebesaranmu yg terakhir, kehendakku, selamatkan untuk milikmu yg terakhir-agar engkau bisa menjadi tak tertahankan dalam kemenanganmu! Ah, siapa yg belum pernah menyerah kepada kemenangannya sendiri!
Ah, mata siapa yg tidak rabun dalam senja yg memabukkan ini! Ah, kaki siapa yg tidak tersandung dan dalam kemenangan lupa-bagaimana berdiri?
Agar aku suatu hari nanti siap dan masak seperti bahan tambang yg menyela, seperti awan yg penuh petir dan seperti ambing susu yg menggembung.
Siap untuk diriku dan kehendakku yg paling rahasia: sebuah busur yg rindu akan anak panah, sebatang anak panah yg rindu hendak menuju bintangnya..
Sebuah bintang, siap dan masak pada tengah harinya, menyala, tertembusi, bahagia melintasi anak-anak panah matahari yg membunuh..
Sebuah matahari itu sendiri dan sebuah kehendak matahari yg tak tertahankan, siap untuk membunuh dalam kemenangan!
Oh kehendak, bagian terpentingku, kebutuhanku, pembuyar kebutuhan! Selamatkan aku untuk satu kemenangan besar!

46 Tanggapan to “Save my Soul”

  1. ordinary Says:

    Kenapa minta diselamatkan oleh kehendak??
    Khan.. dirimulah pemilik -sementara dari kehendakmu, entah itu perintah hasil keputusan dari qalb dari nafs ato malah nafsu.. kan hasil ekstraksi mu
    Halah.. klu soal ginian aku ga ngerti
    sory.. numpang komen ja

  2. ordinary Says:

    eh.. pertamax yaaa
    maksutku sekarang keduax??

  3. ordinary Says:

    haduuh jadi malah nyampah
    *ngutip sampah komen sendiri*

  4. celotehsaya Says:

    puisi yang panjang sangadh…..

    beradh…..

    pussing…..

    bookmarks dulu…dibaca kalo udah rada ademan dikit…..

  5. Hanna Says:

    Sebuah anak panah tidak datang dengan sendirinya. Bila hati merasa rindu, cari dan temukan. Arahkan kesasaran seperti harapan. Melesat jauh diatas awan. Menancap tepat di jatung bintang. Bintang jatuh ke dalam pelukan.

  6. morishige Says:

    fans Padi??πŸ˜†

  7. qzink666 Says:

    @ordinary

    dirimulah pemilik-sementara dari kehendakmu, entah itu perintah hasil keputusan dari qalb dari nafs ato malah nafsu..

    Karena alasan itulah, kenapa saya minta di selamatkan oleh kehendak..πŸ˜›
    *nyapu samfah hettrixx mbak Ordinary*

    @celotehsaya
    niat awalnya sih pengen posting puisi yg multy tafsir, eh jadinya malah kacau balau seperti ini..
    Hwakakakak..

    @Hanna
    Wew.. Mbak Hanna sepertinya lebih jago bikin puisi nih? Jadi pengen berguru..πŸ˜›

    @morishige
    wah, bukan, mas…
    Cuma kebetulan aja judulnya sama kayak judul albumnya Padi…πŸ˜›

  8. Hanna Says:

    Wadowwwww!!! Owe balu belajal wa. belum ngelti tentang puisi. Kalau suluh owe bikin puisi-puisian, owe bisa sikit-sikit.

    He3… Suer deh, sobat. Saya ini manusia yang baru belajar. Menulis pun dengan segala keterbatasan. Terima kasih apresiasinya.

    Puisimu indah, sungguh. Saya suka puisi.

  9. hoek Says:

    “Oh kehendak, bagian terpentingku, kebutuhanku, pembuyar kebutuhan! Selamatkan aku untuk satu kemenangan besar”
    hummm….bukannya idul fitri uda lewad? kemenangan besar afalagi kawand?

  10. qzink666 Says:

    @Hanna
    Ah, mbak Hanna terlalu merendah nih..πŸ˜›

    @hoek
    yang jelas saya lagi mengincar kemenangan besar, mas..πŸ˜›

  11. eMina Ga Bisa Login Says:

    Kata anis matta, ketika jiwa kita telah besar, maka kita akan lelah mengikuti kehendaknya.
    Jiwa yang akan selalu merindukan, haus dan mencari. Maka biarkan ia keluar, mencari, lalu menemukan tempatnya, menuju ketinggian.
    Btw, puitis banget, mirip –mirip dengan gaya-nya shinobi. Keren! Walaupun bagi saya masih terlalu tinggi kata –katanya, jadi agak susah dicerna. Apa maknanya kira- kira? Jiwa yang gelisah dalam pencarian? ^_^

  12. celotehsaya Says:

    setelah dibaca dirumah dan dipahami…..

    saya bersabda

    “ndak paham, ndak nyampe nbalar saya….beradh sangadh”

  13. danalingga Says:

    Semoga pada saatnya nanti, jiwa di selamatkan oleh kehendak. Hanya oleh kehendak dan bukan kehendakku, kehendakmu, atau kehendaknya.

  14. dobelden Says:

    Puisinya Stanza berapa nih…

    *kabur… ampun serper belanda..πŸ˜€

    salam kenal… :shakehand

  15. qzink666 Says:

    @eMina
    Bisa jadi..πŸ˜›
    silahkan mengenterpretasikan sendiri..πŸ˜€

    @celotehsaya
    Anggap saja ini sebagai produk gagalnya puisi multi tafsir om Dana atau kesurupannya kopral Geddoe, mas..πŸ˜›

    @danalingga
    Yah, semoga.. Semoga..

    @almascatie
    amiiin juga..πŸ˜›

    @dobelden

    *kabur… ampun serper belanda..

    Eit, kok kabur? Bayar dulu, mas…πŸ˜€
    Salam kenal juga. Terimakasih sudah mampir..

  16. morishige Says:

    udah ke save belum??
    pake autosave aja..
    *kabur

  17. GRaK Says:

    aku kurang mengerti bahasa-bahasa pengandaian.
    maksudnya di atas apa yah?

  18. qzink666 Says:

    @morishige
    baru separo..πŸ˜›

    @GRak
    sebenarnya ini bukan pengandaian, mas..
    Saya cuma sedikit bermasalah dengan bahasa2 verbal..πŸ˜›

  19. fertobhades Says:

    hehehe…Zarathustra.πŸ™‚

    Oh takdir jiwaku, yg aku sebut takdir! Dalam diriku! Di atas diriku! Selamatkan aku untuk suatu takdir besar!

    Dan dia mendapat takdir yang besar itu….πŸ™‚

  20. qzink666 Says:

    Dan dia mendapat takdir yang besar itu… πŸ™‚

    lebih tepatnya, tak kuasa menghindar dari takdir besar itu, bang..πŸ˜€

  21. eMina Ga Bisa Login Says:

    tapi ini berat bgt u persepsikan oleh saya😦
    maklum, masi awam dalam hal sastra.

    jadi maksudnya apa puisi ini?
    mau tau…

  22. qzink666 Says:

    Kontur peta dari puisi ini adalah bahwa manusia di kendalikan oleh kehendak.
    Dan salah satu kehendak manusia yg negatif namun fitrah dalam diri manusia adalah kehendak untuk berkuasa (will to power) yg dalam puisi ini saya sebut dengan kemenangan2 picik..
    Selanjutnya, silahkan meraba-raba sendiri…πŸ˜›

  23. ayahshiva Says:

    ahh.. paling gak ngerti ama yang ginian, males mikirin maknanya

  24. ade majid Says:

    Puisinya bagus, tapi isinya nggak ngerti..πŸ˜›

  25. qzink666 Says:

    @ayahshiva | ade majid
    jangan titahkan hamba menjanjikan kemenangan2 picik..
    Cukup jadikan hamba sebagai tukang kebun bagi tanam bungamu..

  26. Resta Says:

    somebody saveeee me…

    hehehe jadi inget sama soundtracknya smallville

  27. baliazura Says:

    bagus,tapi sepertinya saya harus baca lagi untuk menebak apa dibaliknya

  28. benbego Says:

    kehendak adalah energi tertinggi maha dahsyat yang mengalahkan energi manapun. Bom atom tanpa kehendak amerika tentu hiroshima akan baik2 saja saat itu.
    Hati2 dg kehendakmu? busyet dah.. gue nulis apa ya barusan?πŸ˜€

  29. qzink666 Says:

    @Resta
    Kok malah nyanyi?
    *searching lyric lengkapnya*

    @baliazura
    Dibaca berkali-kali juga boleh..πŸ˜›

    @benbego
    Ya.. Ya..
    Api sekecil apapun akan sangat berbahaya jika berada di genggaman sang kehendak yg maha buruk..πŸ˜›

  30. eMina Ga Bisa Login Says:

    wake me up inside,

    save me..

    save me from the nothing 1’ve become..

    itu mah lagunya evanescence:mrgreen:
    saya pikir agak mirip dengan kegalauan jiwa anda

    memang kehendak manusia itu kadang menguasai jiwanya. Namun, jadikanlah kehendak itu energi untuk menuju ketinggian, menuju kehidupan yang lebih baik. artinya, manage-lah kehendak itu.

    dan, hanya Tuhan Yang Maha Berkehendaklah yang menciptakan kehendak -kehendak ituπŸ™‚

  31. eMina Ga Bisa Login Says:

    o iya, saya ada cerpen baru yang sangat pendek.
    nanti di baca ya….πŸ˜„
    dan beri komentarnya..

  32. eMina Ga Bisa Login Says:

    nyoba tiga kali di blognya qz !!!!!
    horeeeeeeeeeeeeee:mrgreen:

  33. qzink666 Says:

    @eMina

    memang kehendak manusia itu kadang menguasai jiwanya. Namun, jadikanlah kehendak itu energi untuk menuju ketinggian, menuju kehidupan yang lebih baik.

    Tumben, untuk hal yg ini, kita kok bisa sepakat ya?

    o iya, saya ada cerpen baru yang sangat pendek. nanti di baca ya…

    *segera meluncur ke sana*
    Mana? Mana? Masih coming soon ya?

    nyoba tiga kali di blognya qz!!!!!

    Aaarrgh..
    *getok pala mbak Mina pake gagang sapu*

  34. eMina Ga Bisa Login Says:

    He?
    Bisa sepakat juga? Alhamdulillah atuh yaπŸ˜€
    Memangnya kita bertolak belakang ya? *mikir*

    Yah, pak anis matta berkata, minimalisirlah perbedaan. Karena kadang, klo terlalu diperbesar perdebatan/perbedaan, akan menimbulkan perpecahan. Meskipun untuk beberapa kasus, itu tidak berlaku. Say a akan tetap berpikir menurut keyakinan (agama) yang saya yakini. I love it.

    Eh, kata –kata itu juga banyak terpengaruh pak anis matta lho, hehe..

    Untuk cerpennya..iya nih, coming soon. Masih dalam tahap pengetikan. Padahal udah selesai. Sabar ya…:mrgreen: *belagak penulis seleb*

    Lhaaaaaa?
    Kok saya dipukul? Pake sapu pula?????😦
    *nangis guling –guling*

  35. suandana Says:

    SEMANGAT ya! Agar kehendak punya energi yang cukup untuk menyelamatkan jiwa…

    SEMANGAT!!!

  36. zal Says:

    ::memasrahkan pada kehendak, sang cahaya besar, meredupkan keinginan yang tiada bersinar…akan bercahaya bagai bintang yang mempunyai cahaya sendiri, melampaui rembulan sang pemantul cahaya….

  37. qzink666 Says:

    @eMina

    minimalisirlah perbedaan. Karena kadang, klo terlalu diperbesar perdebatan/perbedaan, akan menimbulkan perpecahan.

    Dengan menyesal, saya nyataken bahwa dalam hal ini pun saya sepakat.
    Btw, cerpen tentang pemujaan diam2 mbak Mina terhadap saya sebaiknya segera dipost.. Hwakakakak..
    *liatin rok yg tersingkap karena nangis guling2*

    @suandana
    Saya selalu semangat!!
    Tapi, luka itu soal lain.. T_T

    @zal
    memasrahkan diri pada kehendak? Selama itu kehendak baik sih gak masalah. Asal jangan pasrah pada kehendak buruk aja, bro.. Karena terlalu pasrah, bisa membuat sang kehendak menguasaimu..

  38. sigid Says:

    Om, kemenangan-kemenangan picik itu seperti apaπŸ˜€

  39. peyek Says:

    Selamatkan aku dari segala kemenangan-kemenangan picik!

    herannya banyak yang menempuh jalan ini, entah instan atau apa!

  40. eMina Says:

    ……………………..

    Astagfirullohal adzim.
    Astagfirullohal adzim.
    Astagfirullohal adzim.

    kok qz mesum? kok jadi begitu ya?
    hanya mau mengatakan klo cerpen udah di post. silakan di cek.

    terima kasih.

  41. gimbal Says:

    jadi kapan ada postingan baru ya???

  42. qzink666 Says:

    @sigid
    sebuah kemenangan yg mengorbankan begitu banyak manusia dan kemanusiaan..πŸ‘Ώ

    @peyek
    yah.. Begitulah..😦
    *menunduk sedih*

    @eMina
    cerpennya sudah dibaca, tapi entah kenapa komen saya gak bisa tampil, mbak..
    Btw, mbaca cerpen itu saya kok berasa sedang berhadapan dengan cermin yg memantulkan diri saya ya..πŸ˜›

    @gimbal
    iya nih..
    Btw, saya kok gak bisa seproduktif anda ya?

  43. eMina Says:

    #qz
    Entah kenapa komentar qz gak muncul. Kirain dimakan akismet. Tapi di tong komentar spam mbak ga ada tuhβ€¦πŸ˜¦
    Gimana klo qz tulis ulang komentar itu, oke?:mrgreen:

    Eh, gitu ya? Wah.
    Padahal itu β€˜aku’nya sebagai laki –laki. Jadi itu karakter eksperimen yang bertolak belakang dengan mba yang tulen wanita.
    Gimana, mirip lakli –laki gak?:mrgreen:

  44. qzink666 Says:

    Tokoh ‘Aku’ Mirip saya, mbak..
    Cara dia memandang hidup pun persis saya..πŸ˜›
    *berusaha tidak GR*


  45. Terjebak dalam kemenangan? Terjebak dalam kemenangan yang kalah kalau saya…πŸ˜•


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: