Ar Razi adalah seorang rasionalis sejati yang hanya percaya pada kekuatan akal dan sama sekali tak percaya pada perlunya wahyu-wahyu dan nabi-nabi sebagai mediator antara manusia dengan Tuhannya. Maka tak heran bila kemudian beliaunya ini di anggap kafir, baik oleh umat-umat yang manut budeg terhadap ajaran agama maupun ahli bid’ah macam Ismailiyah, yang pada masa itu tokoh pentingnya bernama Nashiri Khusru dan orang senegara yang punya nama sama dengannya, Abu Hatim Ar Razi. Baca entri selengkapnya »

