Arjuna Wiwaha berarti “Perkawinan Arjuna”. Syair epis ini ditulis oleh Mpu Kanwa yg menurut dugaan, hidup pada zamannya Raja Airlangga, raja di Jawa Timur sekitar th. 1019-1042. Airlangga merupakan seorang raja yg tersohor yg merencanakan peperangan. Untuk mempersiapkan diri secara mental ia mengundurkan diri dari masyarakat dan bertapa. Kemudian hari dia kembali dari pertapaannya dan mengabdikan diri kepada kesejahteraan kerajaannya. Umum berpendapat, bahwa Mpu Kanwa mempersembahkan karyanya kepada raja Airlangga. Untuk menghormati raja itu ia melukiskan kekuasaannya dgn mengambil arjuna sebagai contoh. Hal ihwal Arjuna mencerminkan kehidupan Airlangga…
Sebetulnya Arjuna itu salah satu tokoh dari Maha Bharata. Di situlah di ceritakan, bagaimana Arjuna menjalankan tapa brata di salah satu bukit di pegunungan Himalaya dgn maksud untuk memperoleh kesaktian lalu memerangi para gandarwa.
Dalam kakawin pun kita berjumpa dgn seorang pangeran Arjuna yg menjalankan tapa brata. Tetapi yg menarik perhatian disini ialah tujuannya yg lebih bersifat manusiawi. Tujuan tapa brata Arjuna Wiwaha bukanlah untuk menaklukkan kekuasaan jahat daripada Gandarwa, melainkan memberikan bantuan kepada keluarga yg di cintainya, agar mereka dapat menaklukkan dunia..
Serat Arjuna Wiwaha terdiri atas tiga bagian:
1. Tapa brata Arjuna
2. Peperangan dgn Gandarwa
3. Hadiah yg diperolehnya
Dalam pembukaan diceritakan, bahwa kediaman para Dewa terancam oleh para Gandarwa di bawah pimpinan raja mereka; Niwata Kawaca. Hanya seorang manusia yg memiliki kesaktian dapat mematahkan kekuasaan jahat. Maka dari itu para Dewa memutuskan untuk minta bantuan dari Arjuna yg namanya telah menjadi mashyur karena tapanya yg tabah. Untuk menguji ketabahannya, para Dewa mulai dgn menggodainya, namun sang tapa tdk dapat di gemparkan oleh bidadari-bidadari yg paling cantik dan selalu perawan sekalipun. Kemudian raja para Dewa, yaitu Dewa Indra sendiri akan mengujinya. Ia muncul dalam bentuk seorang Resi yg menghardik Arjuna, bahwa dgn segala tapa brata dia belum mencapai kesempurnaan, karena sebetulnya dia hanya mengejar pembebasan dirinya sendiri..
Arjuna menjawab, bahwa bukanlah keselamatan diri merupakan tujuannya, melainkan keselamatan orang-orang lain: ia ingin membantu keluarganya dalam peperangan terakhir. Dalam pada itu raja Gandarwa berusaha untuk membunuh Arjuna. Ia mengutus seekor celeng buas, Momong Murka, namanya, untuk mengganggu tapa Arjuna. Tetapi ksatria kita berhasil menewaskan celeng itu. Sayangnya di saat Arjuna melepaskan anak panahnya, Batara Siwa pun turut melepaskan anak panahnya terhadap celeng tsb. Kedua anak panah melebur jadi satu dan menewaskan sang celeng. Siapakah yg lebih dulu melepaskan panah maut itu? Siwa atau Arjuna? Terjadilah perselisihan hebat antara kedua tokoh itu. Dan inilah godaan yg ketiga: Arjuna tdk boleh membanggakan diri, sekalipun (atau justru karena) ia memiliki kesktian. Setelah merendahkan diri dan mengakui kekuasaan Siwa -dan dengan demikian kekuasaan dalam dirinya sendiri- maka ia menerima sebatang anak panah ajaib, Pasopati namanya. Dan dengan demikian berakhirlah tapa bratanya. Tujuan telah tercapai, ia mempunyai senjata untuk merebut kemenangan. Dgn cepat ia ingin pulang, karena itulah tujuan yg sebenarnya: membantu sanak saudaranya.
Tetapi perutusan dari khayangan datang menghadap, minta bantuannya dalam peperangan dgn Niwata Kawaca. Arjuna tdk gembira dgn permintaan tsb, karena itu berarti bahwa tujuannya sendiri tertunda, meskipun pada akhirnya ia setuju. Di buatnya sebuah rencana. Dgn bantuan bidadari Supraba yg sejak lama di pinang oleh sang raja para Gandarwa itu, maka Arjuna berhasil mengetahui rahasia Niwata Kawaca. Kalau pucuk lidahnya terkena, maka ia akan tewas. Tidak lama berselang, terjadilah peperangan, dan setelah mereka bertanding dgn sengitnya, maka akhirnya Arjuna berhasil merebut kemenangan dgn melepaskan anak panahnya terhadap pucuk lidah Niwata Kawaca dan dengan demikian menewaskan lawannya.
Setelah disambut dgn meriah di Khayangan, maka Arjuna mohon diri untuk kembali kepada sanak saudaranya dan membantu mereka juga dalam peperangan. Ia berangkat dgn di bekali wejangan, agar di kemudian hari selalu ingat akan sesamanya.
Maka dengan demikian, tamatlah kakawin itu..
LBNL: Menurut anda, pesan moral seperti apakah yg ingin di sampaikan serat di atas?
Silahkan jabarkan di kolom komentar…
Tags: Budaya, Kejawen, Sastra Kuno


November 24, 2007 pada 11:25 am
Baca dulu yach
November 24, 2007 pada 11:29 am
*mencerna dulu*
November 24, 2007 pada 11:33 am
Kesimpulankau:
1. Mencapai kesempurnaan godaannya minta ampun deh, dari yang terang terangan menggoda, maupun yang saking halusnya tidak di anggap godaan.
2. Untuk mengalahkan musuh, kenali dulu kelemahan musuh
3. Agar selalu ingat dengan sesama.
November 24, 2007 pada 11:41 am
Gyah..kemarin juga dibahas saat pelajaran Sejarah kelas XI..
November 24, 2007 pada 12:14 pm
@Hanna
silahkan..
@danalingga
kesimpulan yg jenius, bang..
@Michael “D.B.” Ellinsworth
artikel saya basi dong, bro?
November 24, 2007 pada 12:25 pm
saya masih belum paham soal ini . pusing .hehe
itu paragrafnya terlalu panjang , saya jadi mumet bacanya dan akhirnya gak tau jalan ceritanya .
November 24, 2007 pada 1:23 pm
::airlangga itu sama ngga dengan danalingga..??
::serat ini bisa untuk obat melangsingkan engga…???
November 24, 2007 pada 1:44 pm
@bachtiar
gitu yak?
@zal
1 jawaban untuk 2 pertanyaan; gak tau
November 24, 2007 pada 1:52 pm
Maklumi yach… Saya ini cuma lulusan sltp. Jadi butuh waktu agak lama untuk memahami cerita ini. Lagian dulu juga belum pernah belajar tentang ini. Okey, sebagai orang awam yang dapat saya petik dari cerita di atas ialah:
1. Keimanan Arjuan yang tidak tergoyahkan oleh apapun juga. Keuletan dan ketabahannya sangat mengagumkan.
2. Arjuan memiliki kesaktiaan tapi Ia tidak sombong. Ia tidak merebut kemenangan dengan kesombongan tapi pada akhirnya Ia juga yang menang hingga Ia memperoleh panah Pasopati.
3. Lebih mementingkan kepentingan orang banyak daripada kepentingan pribadinya.
Nah, bisakah kita mencontohi Arjuna? Maaf yach, kalo OOT ato ga nyambung.
November 24, 2007 pada 8:05 pm
wah ini udah termasuk sesat ini!
ini bid’ah
bertobatlah wahai anak muda, tidak ada cerita yang benar selain yang islami…
November 24, 2007 pada 10:46 pm
@Hanna
sebenarnya saya pun gak terlalu faham dgn budaya keraton, mbak, cuma sok-sokan aja..
@brainstorm
sesama SESATers dilarang saling menghardik..
November 25, 2007 pada 1:18 am
ini wayang banget
pesan moral yang ditebelin itu “agar dikemudian hati selalu ingat akan sesamanya”, menurut saya itu berarti kita tidak menjadi manusia egois, sebabnya kita adalah manusia sosial yang memerlukan kehadiran orang lain.
karenanya, manusia yang baik adalah yang paling bermanfaat bagi sesama dan lingkungannya. sebab kita tidak boleh hidup hanya untk diri ktia sendiri, tapi sesugnguhunya kita hidup juga u orang lain.
November 25, 2007 pada 5:32 am
1. Mengalah untuk menang, karena yang ter-sulit di dunia ini adalah mengalah-kan diri kita sendiri
2. Setiap manusia pasti punya kelemahan, “se-sakti” apa-pun dia
3. Pada akhir-nya kebajikan selalu menang melawan kejahatan. Ah ini seperti-nya sudah biasa
November 25, 2007 pada 12:04 pm
Saya rasa, komen-komen sebelumnya sudah banyak menjabarkan kandungan moral dari serat itu… Karena itu, saya nambah satu aja… Kalau menginginkan sesuatu, jangan lupa berdoa! Memohon kepada Yang Maha Kuasa…
November 25, 2007 pada 2:13 pm
lha saya kok gak nangkap klo ada pesan moral ya disitu, yg paling menarik cuma ini:
November 25, 2007 pada 2:51 pm
@eMina
yah, menjadi berguna bagi orang lain memang sebentuk kepuasan hidup, mbak..
@extremusmilitis
untuk nomor 3 kayaknya gak selalu deh, bro..
@suandana
berdoa? Hmm, satu ritual yg jarang bahkan hampir gak pernah saya lakukan..
*menyesali diri*
@joyo
kelakuan!!
November 25, 2007 pada 3:34 pm
kesimpulannya menurut saya.
untuk mendapatkan kebahagian yang hakiqi manusia diwajibkan berdoa/ tapa brata, n melakukan perang terhadap hawa nafsu didiri.Bila manusia dapat melewati tahapan itu maka dia berhak membawa pulang hadiahnya …
nyambung ngak nyambung yg penting comenku banyakk ..
November 25, 2007 pada 4:18 pm
bentaryah mo comment tapi gi ngelag dulu bentar ngakak baca comment brainstorm
November 25, 2007 pada 4:31 pm
pesan yang saya tangkap dari cerita diatas:
1. kalo ingin jadi Hero kita harus membela keluarga
mungkin pendapat ini yang di lakukan oleh pangeran diponegor yang berontak (baca:berjuang) setelah tanah perkuburan keluarganya di ganggu oleh belanda.
seperti cutnyakdien makin menggila setelah teuku umar di bunuh oleh belanda, seperti Batman, Punishmen, spiderman, yang menjadi hero setelah keluarganya dibunuh.
2. kalo mau membunuh orang yang mengancam kekuasaan potong saja lidahnya
3. seorang wanita cantik walaupun bidadari tidak dapat memegang rahasia (ingat bidadari Supraba, pacar samson)
November 25, 2007 pada 5:56 pm
baik.. akan saya unkapkan pesan moralnya
1. arjuna sangat manusiawi
2. ternyata arjuna lemah syahwat (buktinya ga doyan sama bidadari)
3. cerita ini tetap sesat karna tidak mencerninkan budaya padang pasir dan tidak ada nama2 arab disini
sekian terimakasih
November 25, 2007 pada 11:14 pm
@regsa
penjabaran yg bagus, bro..
@bedh
baru tau saya kalo bidadari Supraba itu pacar Samson..
Samsonnya Betawi gak, bro?
@Abu Urunrembug Al-Brainstorm
aduh, akhi kenapa ganti nama?
November 25, 2007 pada 11:32 pm
jah salah sedikit juga salah tanda baca doang tapi kan ada tnda komanya jadi nggak bisa di samain dong bidadari Supraba sama pacar samson soalna pacar samson kan Mirasih Tyas Endah alias tyas. payahni nggak pernah liat infotai men
November 26, 2007 pada 12:10 am
Bukannya kalo menurut bahasa indonesia, untuk dua variabel harus pake kata sambung/penghubung, bro?
Btw, sorry deh..
Iya nih gak pernah liat infotainment..
November 26, 2007 pada 12:18 am
—qzink—
jangan cuma menyesali diri
klo qz gak pernah berdoa atau meminta pada Yang Maha Kuasa, jadi bagaimana qz merasa mendapat kekuatan dan spirit u tetap bisa melanjutkan hidup?
kayaknya, bakal gersang sekali ya…
berdoalah, dan percaya bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa amat mencintaimu. klo tidak, mungkin sekarang qz akan dicabut nikmatnya untuk tetap hidup.
November 26, 2007 pada 12:27 am
Akan saya coba, mbak..
November 26, 2007 pada 12:36 am
tenang mbak eMina, qzink666 sepertinya akan masih berumur sedikit lebih lama….
saya rasa dalam waktu2 dekat ini qz tidak akan di cabut nikmatnya karna setahu saya qz di berikan sedikit kebebesan untuk menggoda manusia sampai akhir zaman, untuk nantinya dimasukkan ke dalam neraka selama-lamanya.
wakakakakakak.
November 26, 2007 pada 12:43 am
mudah2an saya tidak menggoyangkan pribadi manusia unggul dengan tanggapan guyonan murahan saya tadi.
:peace:
November 26, 2007 pada 1:03 am
@bedh
kamu kejam, sayang…
*berniat menggoda bedh untuk teman di neraka nanti*
November 26, 2007 pada 1:06 am
—bedh—
menggoda manusia?
saya engga paham.
btw. mengenai cerita arjuna wiwaha, saya juga lumayan suka kisah2 wayang.
saya suka nonton wayang golek sih, dulu
tokoh arjuna lumayan saya sukai juga.
tapi ada perbedaan dengan versi india -nya (mungkin itu versi asli?)
di versi indo kisahnya lebih diperhalus sesuai ketimuran, misalnya arjuna yang nikah sama subadra dan srikandi.
padahal di kisah aslinya, srikandi itu memang perempuan, tomboy, dan jatuh cinta sma perempuan lagi (lesbikah?. akhirnya dia bertapa agar bisa berubah jadi laki2. dan….
hensin!! berubahlah ia jadi laki2 sejati. menikahlah ia dengan wanita pujaannya itu. cerita yang sangat aneh….
eh kenpa qz ga membahas tentang srikandi ya?
benarkah srikandi itu lesbi?
mengapa
November 26, 2007 pada 1:34 am
Tadinya malah pengen membahas Dr. Faust versi Goethe, mbak..
Kalo soal Srikandi yg konon lesbong, saya malah baru dengar tuh, mbak..
*tanya mbah google*
November 26, 2007 pada 3:36 am
sama kek komen nomor dua,,saya mencerna dulu krn terus terang ini ‘menu’ baru buat saya,,hiks
November 26, 2007 pada 6:39 am
Bro, request serat Centhini dung
*membayangkan bidadari2…*
November 26, 2007 pada 11:21 am
*mupeng mode : on
bayangin Centhini
November 26, 2007 pada 11:58 am
@ika
ati-ati mencernanya, mbak, nanti keselek..
@joyo | bedh
wekk.. Serat centhini itu porno ya, akhi.. Dulu-dulu kan pernah dilarang MUI..
Tapi tar deh, requestnya di tampung dolo..
*sok jadi penulis seleb*
November 26, 2007 pada 2:43 pm
wah bro centhini tu gak porno, yg porno avatarnya Bedh, bahkan melanggar HAM, eksploitasi anak kecil.
*ngelus dada*
November 26, 2007 pada 8:12 pm
lah knapa melanggar ham?
justru saya yang harus di lindungi
kan saya cuma anak kecil yang lagi berlindung di balik benteng takut di eksploitasi oleh bloger dewasa seperti kalian
November 26, 2007 pada 8:57 pm
yaa akhy.. antum2 ini sedang membicarakan apa sih?? ga takut di cap sama syahbal kafir apa ya?
btw, nama “abu urunrembug al brainstorm” bagus juga tuh.. jadi lebih islami sepertinya
*sambil mikir buat ganti nama*
November 27, 2007 pada 1:34 am
@joyo
Akhi baru tau kalo bedh itu pedophil?
Kalo saya bahas centhini, takutnya para pembela tuhan
(dgn ‘t’ kecil)bakal eksodus besar-besaran kesini, bro..@bedh
*melihat avatar*
tapi itu memang melanggar HAM, akhi..
@brainstorm
Syahbal gak bakal kesini, akhi.. Beliau kan udah di kontrak khusus untuk komen di blognya Joyo dan Danalingga..
*nunggu brainstorm bener-bener ganti nama*
November 27, 2007 pada 2:49 am
November 27, 2007 pada 4:05 am
Setiap hari Ade mampir disini, tapi hanya bisa membaca dan tidak mampu berkomentar.. Ade datang lagi hari ini. Bertamu.
-Ade-
November 27, 2007 pada 7:09 am
jadi bikin tato Arjuna?
ato
bidadari yg slalu perawanPasopati?November 27, 2007 pada 8:17 am
@eMina
kenapa shock, mbak?
@Sayap Ade
makasih ya..
*merasa tersanjung*
@caplang
ya gak lah..
Sayang, gambarnya gak bisa di pajang disini, soalnya terletak di bagian tubuh saya yg paling
diminati cewekpribadi..November 27, 2007 pada 9:20 am
nunggu qzink apload tatonya ajah
kayanya lebih menarik itu
*pelajaran sejarah bukan pelajaran fav ku, saya biasa bolos di jam itu*
November 27, 2007 pada 12:03 pm
saya masih percaya bahwa serat centhini lebih sarat pesan moral
November 27, 2007 pada 2:33 pm
@ordinary
tubuh saya memang menarik, mbak May..
@joyo
iya sih.. Serat centhini memang tidak cuma membahas sex tapi juga soal perkawinan dan perempuan..
Sebagai pemanasan bagaimana kalo kita bahas perempuan versi
Nabisi kontroversial Zarathustra dolo, bro..Januari 11, 2008 pada 7:15 am
RAJA AIRLANGGA CONTOH SEBUAH PRILAKU MANUSIA YG PATUT KITA CONTOH, RAJA AIRLANGGA MEMENTINGKAN KEPENTINGAN RAKYAT DR PADA KEPENTINGAN PRIBADI .. SABAR , SOPAN , JUJUR KITA PATUT MENIRU
Januari 29, 2008 pada 7:45 am
Cerita in bukan hanya bagus…..jalan cerita singkat dan padat. Menurut cerita tersebut apa yang di lakukan Arjuna bagaimanapun dia tetep manusia…dan dalam pewayangan para dewa, tokoh wayang, punokawan itu mempunyai makna sendiri2 dan itu semua terkandung dalam Kitab.]
Bukan hanya Kitab memuat tentang cerita wayang itu sendiri tapi proses pencapain wayang itu sendiri sudah ada sebelum yang namanya,: Hindu , Budha Islam Dan Kristen……
Bagaimanapun sesaktinya Arjuna tidak boleh sombong dan gentur tapanya pun tak boleh berlaku angkuh…Coba para anak muda cari akar masalah semua ini…..
Dan yang islam jgn hanya condong pada Timur Tengah (musyrik), Yang Hindu, Budha dan Kristen Cari itu semua d kitab kalian……
Januari 29, 2008 pada 7:48 am
Dan cerita itu sendiri mengandung makna yang dalam…..coba renungkan dan pahami kenapa ada Arjuna, terus dewa dan pasopati….
Inilah PR buat anak muda……
heheheheheheeheheheheheeeeeeh
April 6, 2008 pada 8:52 pm
wah,…kita baru saja mentasin arjuna wiwaha. pementasannya wayang wong gaya yogyakarta.
tambahan Bro! sebelum bertapa, arjuna mengubah namanya menjadi Begawan Suciptoning untuk menyamarkan identitas aslinya. Nah loh, apa maksudnya? kenapa perlu menyamar?
April 6, 2008 pada 10:54 pm
salam kenal. revolusi pernah mati terbunuh di tengah perlintasan KA di kampungku. dan sejak hari itu sebuah papan reklame besar didirikan kaum Khutzam. di situ ada gambar pak Lois Pasteur sedang mencontek pergerakan kelopak anggrek sebagai nasib terakhir di bumi.
Oktober 8, 2009 pada 3:09 pm
gila lo. bleean pisan bisa nyien carita teu sih, nu prikitiwww keeeee saetik
Oktober 8, 2009 pada 3:10 pm
smeleketek
Oktober 8, 2009 pada 3:11 pm
gila so sweet be-ge-te sech loeeeeeeeeee
Oktober 8, 2009 pada 3:13 pm
hey kenaalin gueeeee adieeeeen mo kenallll ga, kalo mao hub di 085759162119
Oktober 11, 2009 pada 8:04 am
@Yusuf
Saya kurang paham bahasa Sunda, tapi dari yang saya tangkap sepertinya anda mencela tulisan ini. Kalau begitu bijimane kalau anda tulis cerita versi anda yang lebih bagus di blog anda?